UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
Universitas Islam Sultan Agung disingkat UNISSULA,
diselenggarakan oleh yayasan Badan Wakaf “Sultan Agung” disingkat YBW-SA, pada
tanggal 13 Juli 1950 bertepatan dengan 16 Syawal 1369 H. Dengan dimulainya
pendirian UNISSULA maka sejarah UPT. Perpustakaan dimulai pada bulan Oktober
1968. Pada waktu itu Bapak H. R. Rachmad selaku Kepala Perpustakaan Negara
Semarang diminta ikut mengelola buku-buku yang berjumlah 2500 ekslempar dalam
bahasa Inggris untuk dijadikan perpustakaan. UPT. Perpustakaan UNISSULA waktu
itu menempati kantor sekretariat UNISSULA di jalan Ahmad Yani yang berukuran
3,5 m x 3,5 m yang pustakawannya pada saat itu hanya satu orang. Pada tahun
1969 perpustakaan tersebut baru dibuka untuk mahasiswa.
Pada pertengahan tahun 1972 UPT. Perpustakaan UNISSULA
pindah ke ruang belakang gedung serbaguna di jalan Seroja Tengah. Luas ruangan
tersebut 3 m x 7 m. Kemudian perpustakaan pindah ke ruang depan kiri yang
semula merupakan ruang penerimaan tamu gedung serba guna UNISSULA dengan luas 7
m x 10 m. Pada waktu itu jumlahnya pustakawannya telah bertambah menjadi 3
orang. Mulai tahun 1972 Bapak H.R. Rachmad telah pensiun dari Perpustakaan
Negara Semarang, kemudian beliau ikut mengelola perpustakaan secara penuh.
Mulai saat itu jumlah pustakawannya bertambah menjadi 4 orang. Jumlah koleksi
buku yang dimiliki pada saat itu 6770 judul buku dengan 12.500 ekslempar.
Karena koleksi bertambah maka jumlah pustakawannya ditambah menjadi 5 orang.
Pada awal tahun 1984 kampus UNISSULA di jalan Kaligawe telah
selesai dibangun. Semua fakultas yang semula di jalan Seroja Tengah pindah ke
jalan Kaligawe termasuk perpustakaan. Karena gedung perpustakaan belum dibangun
maka digunakan ruang Pertemyan Rumah Sakit Sultan Agung. Perpustakaan tersebut
menempati luas 10 m x 24 m. Pada tahun 1992 UNISSULA mulai membangun gedung
perpustakaan di jalan Kaligawe, pada akhir Desember 1993 telah berdiri gedung 3
lantai. Lantai I mempunyai luas 600 m2, lantai II luasnya 680 m2 dan lantai III
mempunyai luas 710 m2. Jumlah koleksinya pada saat itu adalah 13.492 judul buku
dengan 20.250 ekslempar dan kolkesi majalah 165 judul. Sejak akhir Desember
1993 UPT. Perpustakaan UNISSULA menempati gedung baru di jalan Kaligawe sampai
saat ini.
Seiring dengan berkembangnya zaman, UPT Perpustakaan
UNISSULA melakukan perubahan. Pada tahun 2010, perpustakaan melakukan evolusi
dengan diperbaikinya seluruh aspek perpustakaan. Rektor UNISSULA kala itu
membawa perubahan bagi perkembangan perpustakaan di UNISSULA hingga terciptalah
perpustakaan yang nyaman dengan konsep World Class Cyber Library. Perpustakaan
dibuat agar pemustaka yang datang merasa nyaman, walaupun saat ini perpustakaan
hanya menempati dua lantai dari gedung perpustakaan karena lantai tiga masih
dipinjam oleh fakultas bahasa. Koleksi-koleksi diperbarui agar pemustaka selalu
mendapatkan informasi terbaru. Koleksi tidak hanya selalu printed collection
tetapi sudah dikembangkan dengan adanya koleksi elektronik seperti CD (Compact
Disk) dan jurnal elektronik. Pada saa ini perpustakaan mempunyai 17 orang
pegawai dan 8 diantaranya berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan.
Pada tahun 2014, di masa kepemimpinan Rektor H. Anis Malik
Thoha, Lc.,MA.,Ph.D mempunyai visi untuk merekonstruksi ilmu dengan
mengemukakan konsep central library, dengan maksud untuk meghapus dikotomi ilmu
pengetahuan dengan ilmu keislaman/agama, dimana dalam konteks ini, seluruh
perpustakaan di lingkungan Universitas Islam Sultan Agung akan terintegrasi
sehingga pengelolaan menjadi benar-benar terpusat.
Unissula merupakan universitas terkemuka di Indonesia dan
telah meneguhkan diri sebagai World Class Islamic University. UNISSULA secara
konsisten mengembangkan empat strategi pendidikan yang menjadi ciri khas dan
keunggulan tersendiri di antara ribuan universitas di Indonesia.
1. Unissula mengembangkan Budaya Akademik Islami (BudAi)
dalam aktivitas pembelajarannya guna membangun karakter mahasiswa agar menjadi
pribadi yang berakhlaqul karimah dan memiliki kompetensi sesuai bidangnya
masing masing.
2. Unissula memperkuat kompetensi bahasa internasionalnya
baik bagi dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa.
3. membangun
Jaringan pendidikan internasional. Dalam beberapa tahun terakhir Unissula terus
membuka dan mengimplementasikan kerjasama internasional dengan universitas
universitas terkemuka di level internasional.
4. Diversifiksi kluster studi yang ditunjang oleh fasilitas yang memadai. Kampus Unissula kini berdiri megah di atas lahan seluas 35 hektar dan memiliki empat kluster studi unggulan yaitu kluster kesehatan, kluster teknik, kluster sosial dan kluster pendidikan.
Dengan berbagai keunggulan tersebut Unissula berharap mampu
memberikan sumbangsih dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta memperkuat
posisinya sebagai World Class Islamic University.







