Rabu, 31 Januari 2024

KKN 107 park2

      


   
                            UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG




Universitas Islam Sultan Agung disingkat UNISSULA, diselenggarakan oleh yayasan Badan Wakaf “Sultan Agung” disingkat YBW-SA, pada tanggal 13 Juli 1950 bertepatan dengan 16 Syawal 1369 H. Dengan dimulainya pendirian UNISSULA maka sejarah UPT. Perpustakaan dimulai pada bulan Oktober 1968. Pada waktu itu Bapak H. R. Rachmad selaku Kepala Perpustakaan Negara Semarang diminta ikut mengelola buku-buku yang berjumlah 2500 ekslempar dalam bahasa Inggris untuk dijadikan perpustakaan. UPT. Perpustakaan UNISSULA waktu itu menempati kantor sekretariat UNISSULA di jalan Ahmad Yani yang berukuran 3,5 m x 3,5 m yang pustakawannya pada saat itu hanya satu orang. Pada tahun 1969 perpustakaan tersebut baru dibuka untuk mahasiswa.

Pada pertengahan tahun 1972 UPT. Perpustakaan UNISSULA pindah ke ruang belakang gedung serbaguna di jalan Seroja Tengah. Luas ruangan tersebut 3 m x 7 m. Kemudian perpustakaan pindah ke ruang depan kiri yang semula merupakan ruang penerimaan tamu gedung serba guna UNISSULA dengan luas 7 m x 10 m. Pada waktu itu jumlahnya pustakawannya telah bertambah menjadi 3 orang. Mulai tahun 1972 Bapak H.R. Rachmad telah pensiun dari Perpustakaan Negara Semarang, kemudian beliau ikut mengelola perpustakaan secara penuh. Mulai saat itu jumlah pustakawannya bertambah menjadi 4 orang. Jumlah koleksi buku yang dimiliki pada saat itu 6770 judul buku dengan 12.500 ekslempar. Karena koleksi bertambah maka jumlah pustakawannya ditambah menjadi 5 orang.

Pada awal tahun 1984 kampus UNISSULA di jalan Kaligawe telah selesai dibangun. Semua fakultas yang semula di jalan Seroja Tengah pindah ke jalan Kaligawe termasuk perpustakaan. Karena gedung perpustakaan belum dibangun maka digunakan ruang Pertemyan Rumah Sakit Sultan Agung. Perpustakaan tersebut menempati luas 10 m x 24 m. Pada tahun 1992 UNISSULA mulai membangun gedung perpustakaan di jalan Kaligawe, pada akhir Desember 1993 telah berdiri gedung 3 lantai. Lantai I mempunyai luas 600 m2, lantai II luasnya 680 m2 dan lantai III mempunyai luas 710 m2. Jumlah koleksinya pada saat itu adalah 13.492 judul buku dengan 20.250 ekslempar dan kolkesi majalah 165 judul. Sejak akhir Desember 1993 UPT. Perpustakaan UNISSULA menempati gedung baru di jalan Kaligawe sampai saat ini.

Seiring dengan berkembangnya zaman, UPT Perpustakaan UNISSULA melakukan perubahan. Pada tahun 2010, perpustakaan melakukan evolusi dengan diperbaikinya seluruh aspek perpustakaan. Rektor UNISSULA kala itu membawa perubahan bagi perkembangan perpustakaan di UNISSULA hingga terciptalah perpustakaan yang nyaman dengan konsep World Class Cyber Library. Perpustakaan dibuat agar pemustaka yang datang merasa nyaman, walaupun saat ini perpustakaan hanya menempati dua lantai dari gedung perpustakaan karena lantai tiga masih dipinjam oleh fakultas bahasa. Koleksi-koleksi diperbarui agar pemustaka selalu mendapatkan informasi terbaru. Koleksi tidak hanya selalu printed collection tetapi sudah dikembangkan dengan adanya koleksi elektronik seperti CD (Compact Disk) dan jurnal elektronik. Pada saa ini perpustakaan mempunyai 17 orang pegawai dan 8 diantaranya berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan.

Pada tahun 2014, di masa kepemimpinan Rektor H. Anis Malik Thoha, Lc.,MA.,Ph.D mempunyai visi untuk merekonstruksi ilmu dengan mengemukakan konsep central library, dengan maksud untuk meghapus dikotomi ilmu pengetahuan dengan ilmu keislaman/agama, dimana dalam konteks ini, seluruh perpustakaan di lingkungan Universitas Islam Sultan Agung akan terintegrasi sehingga pengelolaan menjadi benar-benar terpusat.

 

Unissula merupakan universitas terkemuka di Indonesia dan telah meneguhkan diri sebagai World Class Islamic University. UNISSULA secara konsisten mengembangkan empat strategi pendidikan yang menjadi ciri khas dan keunggulan tersendiri di antara ribuan universitas di Indonesia.

 

1. Unissula mengembangkan Budaya Akademik Islami (BudAi) dalam aktivitas pembelajarannya guna membangun karakter mahasiswa agar menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah dan memiliki kompetensi sesuai bidangnya masing masing.

 

2. Unissula memperkuat kompetensi bahasa internasionalnya baik bagi dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa.

3. membangun Jaringan pendidikan internasional. Dalam beberapa tahun terakhir Unissula terus membuka dan mengimplementasikan kerjasama internasional dengan universitas universitas terkemuka di level internasional.

4. Diversifiksi kluster studi yang ditunjang oleh fasilitas yang memadai. Kampus Unissula kini berdiri megah di atas lahan seluas 35 hektar dan memiliki empat kluster studi unggulan yaitu kluster kesehatan, kluster teknik, kluster sosial dan kluster pendidikan.

Dengan berbagai keunggulan tersebut Unissula berharap mampu memberikan sumbangsih dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta memperkuat posisinya sebagai World Class Islamic University.

park 1
park 5

info lebih lanjut :

·       UNISSULA

·       Fakultas Ekonomi Unissula

·       Facebook Unissula

·       Tiktok Unissula

·       X Unissula

·       Instagram Unissula

·       Instagram FE Unissula


Minggu, 28 Januari 2024

KKN 107 park 1

 

Kontribusi Magang di PT. Nusantara Building Industries


Kontribusi yang dilakukan penulis pada saat kegiatan magang industry di PT. Nusantara Building Industries selama 4 (empat) bulan, tidak hanya mempraktekkan teori yang di dapat di kampus tetapi penulis juga belajar dalam dunia kerja pada PT. Nusantara Building Industries, berikut kegiatan penulis selama magang MBKM yakni seperti:

1.     Pengarsipan Dokumen
 



 

Pengarsipan adalah suatu proses mulai dari penciptaan, penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharaan, dan perawatan serta penyiapan arsip menurut sistem tertentu (Badri, 2007). Jadi, pengarsipan adalah proses menyimpan dan mengelola dokumen arsip menurut sistem pengarsipan tertentu. Dokumen yang di arsip yaitu dokumen bank dan kas. Dengan tujuan dokumen-dokumen tersebut tersusun rapi dan efisien supaya ketika ada karyawan yang membutuhkan salah satu dokumen mudah dalam mencarinya. Pada kegiatan ini terdapat permasalahan yaitu dokumen berantakan belum diarsipakan selama 7 bulan karena sebelumnya ada karyawan yang resign, jika dokumen berantakan kemungkinan akan terjadi kehilangan.

Penulis membantu mengelola pengarsipan dokumen sehingga permasalah ini diangkat sebagai judul laporan magang. Pengelolaan arsip menurut Priansa dan Garnida terdiri dari sentralisasi, desentralisasi dan gabungan. Penulis termasuk melakukan pengeloaan desentralisasi yang berdefinisi pelaksanaan pengelolaan arsip yang ditempatkan di masing-masing unit dalam suatu organisasi yaitu pada bagian akunting & pajak. Waktu pengerjaan kegiatan ini 7-8 jam per hari.

Jenis dokumen yang di arsipkan yaitu:

a.     Dokumen Bank

1)    KB : Keluar Bank

2)    TB : Terima Bank

3)    XBA-XBB : Pembalik Uang Muka

4)    BC : Transfer Bank

5)    Gl : Jurnal Penyesuaian

6)    SJ : Surat Jalan

b.     Dokumen Kas

1)    KK : Keluar Kas

2)    TK : Terima Kas


2.       Approve Voucher Kas



Dari gambar diatas penulis membantu mengepprove voucher kas, dengan tujuan untuk mengakui biaya sesuai dengan akun yang telah di jurnal. Waktu pengerjaan kegiatan ini 7-8 jam per hari. Berikut langkah-langkah mengepprove voucher kas keluar:

a.     Buka aplikasi SisPRO

b.     Pilih menu Akunting kemudian pilih Jurnal

c.     Pilih input

d.     Load di centang, diganti Voucher kemudian Proses

e.     Pilih Voucher lalu pilih Find dan Ok

f.      Pilih Detail, untuk mengedit klik huruf E di keyboard

g.     Selanjutnya Save

h.     Jika sudah tidak input lagi setelah Save pilih Master kemudian pilih Save lagi.


 

3.       Menempel Voucher



 

Dari gambar diatas penulis melakukan kegiatan menempel voucher pada dokumen, pekerjaan ini terlihat sepele tetapi ternyata tidak. Menempel voucher tidak asal menempel tetapi harus merapikan dokumen terlebih dahulu. Kegiatan menempel voucher dilakukan setelah dokumen di input di system lalu muncul nomor voucher setelah itu dokumen di posting jurnalnya. Waktu pengerjan kegiatan ini 2-3 jam per hari. Langkah-langkah menempel voucher sebagai berikut:

a.     Mencetak voucher

b.     Memotongi voucher di urutkan sesuai nomornya

c.     Tandatangan di bagian voucher yang bertuliskan “dibuat”

d.     Selanjutnya menempel voucher ke dokumen sesuai nomornya. Jika ada dokumen yang kurang rapi maka dirapikan terlebih dahulu


 

4.       Melakukan Stock Opname


 

Dari gambar diatas penulis melakukan kegiatan stock opname (SO). Stock opname yaitu menyocokkan system dengan fisik jika ada selisih dilakukan justmen (penyesuaian stok). Ada selisih biasanya dikarenakan administrative pemakaian tidak tercatat dan pemakaiannya lebih banyak atau tidak sesuai takaran. Tujuan dilakukan stock opname adalah untuk mengetahui stock atau kuantitas persediaaan yang sebenarnya untuk di buat laporan keuangan. Penulis melakukan stock opname pada bahan baku, bahan baku curah, sparepart, bata ringan citicon dan kas. Bahan baku yang pernah di lakukan penulis stock opname yaitu pasir silica, pulp, clay, asbestos, batu bara dan gypsum. Dalam kegiatan stock opname penulis hanya melakukan penyocokkan system dengan fisik, tidak di beri tugas untuk membuat laporan keuangan. Waktu pengerjaan kegiatan ini 3-4 jam per hari.


 

5.       Membantu menyiapkan dan mengembalikan kelengkapan Dokumen Audit Keuangan dan Pajak



Dari gambar diatas penulis membantu menyiapakan kelengkapan dokumen audit keuangan dan pajak. Audit keuangan dan pajak dilakukan setahun sekali, pada kegiatan ini penulis membantu menyiapkan dokumen yang di butuhkan, dokumen yang dibutuhkan misal KB, TB, KK, TK dan GL nomer tertentu yang berada di kardus arsip. Penemuan dokumen di kardus arsip adalah hal yang menantang karena masih menerapkan system manual. Penulis harus mengira-ngira nomor dokumen yang ada dalam kardus arsip yang berdampak pada kurang efektifnya dalam mencari arsip sehingga memakan banyak tenaga dan waktu. Setelah dokumen tersebut sudah di audit, penulis membantu mengembalikan dokumen tersebut kedalam kardus arsip. Untuk mengembalikan dokumen tersebut penulis juga membutuhkan waktu beberapa hari. Waktu pengerjaan kegiatan ini 7-8 jam per hari.


 

6.       Menginput penjurnalan hutang ekspedisi









Dari gambar diatas penulis membantu menginput penjurnalan hutang ekspedisi, kegiatan ini dilakukan seminggu sekali setelah dokumen turun dari bagian keuangan dan sudah dicek. Penjurnalan dilakukan dengan mendebet satu atau lebih akun dan mengkredit satu atau lebih akun lainnya dalam total nilai rupiah yang seimbang. Berikut langkah-langkah menginput penjurnalan hutang ekspedisi:

a.     Buka aplikasi SisPRO

b.     Pilih menu Keuangan kemudian pilih Buat Transaksi

c.     Pada Transaksi di ganti Withdrawal karena untuk pembayaran

d.     Kemudian Oleh diganti operator yang menginput

e.     Kode CF nya kalau untuk supplier menggunakan kode 100016

f.      Pada Nilai Kredit jika untuk pembayaran dalam negeri menggunakan Mandiri- 2 tetapi kalau untuk pembayaran luar negeri menggunakan Mandiri-3

g.     Selanjutnya Nilai Debit menggunkan kode supplier yang ada di Bukti Pembayaran Hutang, klik enter lalu isi keterangan

h.     Klik Detail, kemudian input nilai pembayaran sesuai Bukti Pembayaran atau Internet Banking

i.      Klik pilih Inputan, klik BPHD pilih nomor BPHD sesuai yang tercantum pada Bukti Pembayaran Hutang

j.      Klik OK kemudian edit keterangan pada daftar hutang

k.     Setelah semua sesuai klik Master, pastikan semua keterangan dan nilai sama. Jika sudah klik save

 


 

On Januari 29, 2024

Label : UNISSULA, UNISSULA Kampus terbaik di Semarang, UNISSULA UNGGUL

park 5

Info lebih lanjut :

UNISSULA

Fakultas Ekonomi Unissula

Facebook Unissula

Tiktok Unissula

X Unissula

Intagram Unissula

Intagram FE Unissula


    BLOG KEGIATAN MAGANG DI PT EQUITY WORLD FUTURES               Kontribusi yang dilakukan oleh penulis selama kurun waktu 4 bulan magang...